Refleksi Debat BPM FMIPA 2012 fraksi Fisika

Alhamdulillah dengan segala persiapan yang jauh dari sempurna dan kondisi badan yang sedikit memaksakan, akhirnya debat kandidat calon anggota BPM FMIPA bisa terselesaikan. Tahap yang sekitar dua minggu menghantui perasaan saya kini sudah terasa lebih ringan. Akan tetapi tidak serta merta ini adalah akhir, justru sebuah awal dari banyak hal baru yang harus saya pelajari.

Mulai dari sisi penjelasan materi yang saya sampaikan, sampai bagaimana mengatur nafas untuk membuat saya tidak berkeringat ketika menghadapi audiens. Saya menyadari kesalahan dan kekurangan yang hendak menggunung. Ketika saya mengingat kembali alasan penolakan saya ketika pertama kali diajukan menjadi kandidat calon anggota BPM , saya berkata,

“Orang yang mengawasi tidak lebih baik dari yang diawasi.”

menjadi alasan kuat yang cukup membuat rekan-rekan seangkatan terdiam. Akan tetapi setelah mempertimbangkan berbagai hal, mungkin disinilah jalan yang harus saya tempuh. Siapa yang akan mengawasi jika bukan kita? Tentu saja, ‘Amanah tidak akan pernah salah memilih pengembannya’ . Segala kekurangan saya selama ini. Segala ketidakjelasan saya selama ini bisa menjadi lebih baik ketika berada di tanggung jawab yang baru. Sejujurnya hati saya sangat ingin berbagai duka, lelah, dan air mata berada di Himpunan Departemen. Akan tetapi, apakah BPM menghalangi upayamu untuk berkontribusi?

Insya Allah ada rencana yang lebih untuk saya berkontribusi bagi Fisika UI tercinta. Jika tahun ini anggota BPM FMIPA, Insya Allah Ketua BPM FMIPA 2013 adalah Khairi Trisnayadi.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s