Notulensi Sosialisasi PMB UI 2012 dengan Humas UI

Selasa, 27 Desember 2011

Tepat pukul 13.30 WIB hari ini, penyuluhan pihak Humas UI kepada perwakilan-perwakilan dari seluruh paguyuban mahasiswa daerah dilakukan. Acara yang kurang lebih dihadiri oleh sekitar 30 perwakilan paguyuban menjadi momen tersendiri bagi setiap paguyuban. Penyuluhan yang menghadirkan Wakil Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, Dr. rer.nat Martarizal, membahas beberapa hal terkait mekanisme penerimaan mahasiswa baru periode 2012/2013.

Berikut adalah beberapa point penting yang dapat dicatat:

Universitas Indonesia menerima mahasiswa baru lulusan SMA/SMK/MA/Sederajat melalui beberapa jalur masuk. Tahun 2012 jalur masuk yang ada adalah jalur Undangan dan jalur Ujian Tulis.

– Jalur Undangan dahulu dikenal sebagai PMDK dan di UI disebut PPKB (Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar).
1. Jalur undangan untuk S1 Reguler adalah SNMPTN Undangan. Sejak TA 2011 PPKB S1 Reguler diintegrasikan dalam SNMPTN Undangan, sehingga peraturan pendaftaran mengikuti ketentuan SNMPTN Undangan.
2. jalur Undangan untuk Vokasi (D3) melalui PPKB Vokasi (D3)
3. jalur undangan S1 Paralel melalui PPKB S1 Paralel
4. jalur undangan S1 Kelas Internasional melalui Talentscouting.
Jalur Undangan merupakan seleksi prestasi akademik (raport) dan tanpa ujian tulis. Peserta adalah lulusan SMA/SMK/MA/Sederajat tahun yang sama saat mendaftar (contoh: PPKB 2012 untuk lulusan SMA/SMK/MA/Sederajat 2012). Hanya sekolah yang mendapat undangan yang dapat merekomendasikan siswanya di jalur ini.

– Jalur Ujian tulis yakni SNMPTN Tulis dan SIMAK UI. Perbedaan SNMPTN Tulis dengan SIMAK UI adalah pihak penyelenggara dan pilihan program pendidikan. SNMPTN Tulis diselenggarakan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Program pendidikan yang dapat dipilih dalam SNMPTN Tulis hanya S1 Reguler. pendaftaran SNMPTN melalui website resmi SNMPTN di http://www.snmptn.ac.id. Sedangkan SIMAK UI diselenggarakan oleh UI dengan pilihan program pendidikan meliputi Vokasi (D3), S1 reguler, S1 paralel dan S1 Kelas Internasional. Peserta dapat memilih Vokasi (D3), S1 Reguler dan S1 Paralel sekaligus, hanya dengan 1x ujian. Sedangkan ujian S1 Kelas Internasional diselenggarakan terpisah, karena tes tulis menggunakan pengantar bahasa inggris. Pendaftaran SIMAK UI online di website http://penerimaan.ui.ac.id.

Program pendidikan Vokasi (D3), S1 Paralel dan S1 Kelas internasional menerima lulusan SMA/SMK/MA/Sederajat tanpa batasan usia ijasah. Sedangkan S1 Reguler hanya menerima lulusan SMA/SMK/MA /Sederajat maksimal 3 tahun terakhir (contoh: pendaftaran 2012 untuk lulusan SMA/Sederajat 2012, 2011, 2010). Persyaratan tambahan bagi pendaftar Kelas Internasional adalah memiliki TOEFL Institusional (ITP) min.500 atau iBT min.61 atau CBT min.173 atau IELTS min.5.5.

Info lebih lengkap klik http://simak.ui.ac.id/tentang-simak/arsip-berita/412?task=view&start=1

Ketika sesi pertanyaan dibuka, dimulailah diskusi yang menarik antara mahasiswa daerah dan pihak UI. Hal pertama yang dipertanyakan adalah berkaitan dengan kehadiran pihak rektorat yang hanya diwakili oleh panitia penerimaan mahasiswa baru dan seorang perwakilan humas. Padahal banyak dari peserta yang mengharapkan kehadiran jajaran dari Kemahasiswaan, Fasilitas Umum, dan Keuangan. Hal ini berkaitan dengan kepedulian dari pihak UI kepada mahasiswa daerah, yang hanya diberi ucapan manis ketika mereka membutuhkan kita untuk sosialisasi ke daerah masing-masing. Lalu setelah itu, kami seolah tidak dikenal lagi. Bahkan tidak diberikan kesempatan untuk mengakses informasi tentang BOP-B dengan mengatasnamakan paguyuban. Padahal tujuankami jelas, untuk diinformasikan kepada adik-adik SMA di daerah masing-masing.

Hal selanjutnya datang dari teman kami dari Palembang yang mengeluhkan status illegal dari paguyuban mahasiswa daerah yang ada di UI. Ini menjadi kendala ketika akan melakukan kegiatan di daerah, karena tidak adanya payung hukum yang melindungi. Ini tentu menjadi kelemahan dari tiap paguyuban daerah dalam bargain position ketika harus berhadapan dengan pihak-pihak yang meminta kejelasan status organisasi mereka.

Berbagai keluhan dan uneg-uneg datang dari perwakilan paguyuban atas dampak ketidakjelasan status paguyuban mereka. Akan tetapi  pihak UI masih belum mampu memberikan jawaban yang jelas. Salah satunya alasan yang dikemukakan oleh pihak Humas UI terkait hal ini adalah pada sejarahnya, mahasiswa-mahasiswa daerah yang awalnya datang menemui pihak UI untuk dibekali dengan informasi penerimaan mahasiswa baru. Dari tahun ke tahun jumlah mahasiswa daerah yang semakin banyak, mendorong pihak UI untuk akhirnya mengundang setiap paguyuban-paguyuban daerah untuk dibekali informasi PMB secara bersamaan.

Boleh jadi latar belakang tersebut memang benar. Akan tetapi dengan kondisi yang semakin berkembang, model dari paguyuban kini juga terus mengalami perkembangan. Banyak diantara paguyuban yang sudah besar, tidak hanya bergerak untuk publikasi dan sosialisasi terkait UI, akan tetapi ada tujuan lebih yakni, upaya berkontribusi nyata untuk membangun daerah baik dari segi pendidikan, sosial dan seni budaya. Maka dari itu, perlu porsi lebih untuk menggalang kekuatan merealisasikan tujuan tersebut.

Kita sadar, masalah Indonesia bukan hanya terletak pada pemerataan pendidikan saja. Akan tetapi, sisi lain seperti seni dan budaya juga perlu menjadi perhatian untuk menjaga identitas, dan melestarikan kekayaan budaya yang kita miliki. Maka disini, paguyuban mahasiswa daerah khususnya UI, memiliki posisi yang strategis bukan hanya dalam membangun kualitas akademik personal tapi juga berperan aktif dalam mengembangkan seni dan budaya asli daerah.

Sampai pada akhir diskusi, belum diperoleh kepastian yang jelas dari pihak UI untuk menindaklanjuti status paguyuban ini. Karena dapat dimaklumi, jajaran yang hadir bukan merupakan para petinggi yang menentukan kebijakan. Akan tetapi, paling tidak mereka sudah cukup terketuk oleh suara-suara lantang dari hati para putra daerah. Tentu saja ini bukan merupakan akhir dari perjuangan kita. Tetap kokoh dan bersemangat rekan-rekan sekalian. Salam hangat untuk para pejuang nusantara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s