Menulis di atas pasir

Ya Allah, amanahku………

Kuatkan hamba dalam mengembannya…

Kuatkan hati untuk selalu mengingatnya..

Kuatkan jiwa ini untuk berpegang teguh pada jalannya..

Karena selama beberapa saat ku menoleh kebelakang,

Begitu banyak jejak yang salah arah dan kaki yang terinjak oleh langkahku..

Atau seperti menulis di atas pasir…

Hanya terlihat saat pertama kali ditulis..

Lalu pudar dan sirna oleh sapuan ombak…

Sebegitukah arti sebuah tujuan..?

Hanya sedalam itukah makna sebuah keyakinan..?

Bila hanya mampu terdengar oleh hembusan angin,

lalu hilang oleh hempasan badai…

Ya Allah, Ya rabb…

Segala waktu yang telah terlewat begitu mahal untuk mampu hamba ganti..

Dalam doaku, bimbingan untuk memperbaiki langkah yang kini kuharap dariMu..

Segala kelemahanku, segala kemunafikanku, adalah murni lahir dari benih hawa nafsuku..

Tidak sedikitpuna atau siapapun yang kusalahkan, karena aku sadar.. Diri inilah yang lemah..

Waktu yang telah hilang, atau langkah yang telah rusak, hamba hanya memohon tuntunan dariMu.

Tidak ada yang lain ya Allah, tidak sedikitpun ada yang lain…

Hamba hanya takut jika nanti segala ujian ini, menjadikan hamba ingkar kepadaMu…

Hamba sangat takut, jika kekosongan waktu hanya berbuah kemaksiatan dan dosa..

Tunjukkilah PetunjukMu ya rabb…

Menghadap ribuan kerikil tajam yang membentang didepan..

Menjadi kapas lembut menapaki langkah..

Bukan pasrah, tapi menguatkan hati semata untuk memahami semua adalah yang terbaik..

Hanya kepadaMu jiwa ini berharap ya Allah..

Memupuk kembali rasa syukur, jalan menuju keridhoanMu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s