I’tikaf dan Lailatul Qadr

Bismillah

Ini adalah 34. catatan dari ust Felix Siauw yang ditulis via Twitter. Sebenarnya ada lebih, tapi saya pilih yang hanya berkaitan tentang I’tikaf dan Lailatul Qadr.  Sangat menarik untuk disimak menjelang 10 hari terakhir ibadah Ramadhan kita. Semoga bisa menjadi panduan untuk menyempurnakan amal ibadah kita.🙂

1. #Itikaf (اعتكف) berasal dari kata ‘akafa yang artinya menahan di dalamnya atau menetapi sesuatu

2. makna syariat | #Itikaf adl berdiam diri dlm masjid sejenak dlm kondisi yg dikhususkan, niat mendekatkan diri pada Allah

3. #Itikaf bisa dilakukan di sepanjang waktu dalam satu tahun, tidak dibatasi kapan | hanya pada bulan ramadhan, lebih diutamakan

4. tidak ada perbedaan ulama, bahwa #Itikaf hukumnya sunnah muakkad (sunnah yg kuat) | terutama pada 10 hari terakhir

5. dari Aisyah ra, “bahwa Nabi biasa #Itikaf pada 10 hari terakhir ramadhan, hingga Allah Swt mewafatkannya” (HR Bukhari Muslim)

6. mayoritas ulama fiqh juga menyampaikan bahwa setiap Masjid layak dilakukan #Itikaf didalamnya | lebih utama bila ia Masjid Jami’

7. “janganlah kamu campuri mereka itu (isteri-isterimu), sedang kamu #Itikaf dalam masjid” (QS 2: 187) | itulah dalil #Itikaf di masjid

8. memulai #Itikaf bisa kapanpun | Rasul biasa memulai saat shalat shubuh, namun itu tidak menjadi batasan, boleh pagi, siang, sore, malam

9. tentang jangka waktu #Itikaf | pendapat paling kuat adl yg mengatakan bahwa #Itikaf minimal dengan waktu yg bisa disebut berdiam diri

10. jadi, walau hanya dari maghrib – isya kita menanti di Masjid dan berdiam diri disana | itupun sudah termasuk #Itikaf bagi kita🙂

11. saat #Itikaf, boleh untuk keluar Masjid untuk keperluan syar’i | misal: mandi, buang air kecil, buang air besar dan semisalnya

12. membawa kasur untuk tidur di Masjid saat #Itikaf juga dibolehkan | mengunjungi istri di Masjid dan berduaan dengannya pun boleh

13. dari Aisyah, “Nabi saw menjulurkan kepalanya padaku saat #Itikaf di Masjid, aku menyisirnya padahal aku sedang haid” (HR Bukhari)

14. artinya Rasul menjulurkan kepalanya keluar Masjid dan Aisyah menyisirnya (sedang badannya tetap di Masjid) | #Itikaf sah saja begitu🙂

15. bagi Masjid yang tidak menyediakan makanan berbuka ataupun sahur | boleh pula istrinya mengantarkannya ketika sedang #Itikaf

16. yang membatalkan #Itikaf adalah 1) jima’ (bersetubuh) dengan istri dan 2) keluar dari Masjid tanpa ada keperluan yg syar’i

17. saat #Itikaf lakukan amal2 salih sebanyaknya, seperti mengkaji Al-Qur’an dan Al-Hadits, berdzikir, berdoa, bershalawat dan

18. pada malam harinya perbanyak qiyamullail dengan shalat malam dan tadarus Al-Qur’an | hidupkan malam2 #Itikaf dengan ibadah

19. apalagi di dalam Ramadhan ada malam yang lebih baik dari 1000 bulan | #LailatulQadr bagi yang menghidupkan malam dengan ibadah

20. “diperlihatkan padaku #LailatulQadr, lalu aku dilupakan tentangnya, carilah pada malam2 ganjil 10 hari terakhir” (HR Bukhari Muslim)

21. Dari Abu Said ra, Rasul bersabda, “maka carilah (#LailatulQadr) pada kesembilan, ketujuh, kelima (hari yang tersisa)… (HR Muslim)

22. Dari Ibnu Umar, Rasul bersabda “barangsiapa yang ingin mencarinya (#LailatulQadr), carilah pada 7 hari terakhir” (HR Bukhari Muslim)

23. “cari #LailatulQadr pada 10 hari terakhir, jika salah seorang dari kalian lemah, jangan dikalahkan pada 7 hari yg tersisa” (HR Muslim)

24. kesimpulannya, dari banyak hadits, kita dapatkan #LailatulQadr sangat mungkin terjadi di hari-hari ganjil pada 10 hari terakhir ramadhan

25. yaitu tanggal 21, 23, 25, 27, 29 Ramadhan | lebih aman lagi, perbanyak qiyamul lail pada 10 hari terakhir, mesti dapet #LailatulQadr🙂

26. apa saja yang dilakukan dalam rangka berburu #LailatulQadr di 10 hari terakhir? | tentu amalan yang menghidupkan malam

27. perbanyaklah sedekah 10 hari terakhir ini, perbanyak shalawat dan doa, dzikir dan shalat, juga tadarus Al-Qur’an | jangan lengah lalai

28. hidupkan malam dengan tahajjud, shalat jangan sampai terburu-buru | ingat bahwa #LailatulQadr juga ditentukan kualitas ibadah

29. satu waktu Aisyah pun bertanya pada Rasulullah “jika aku menjumpai #LailatulQadr apa yang harus aku ucapkan?”

30. Nabi bersabda, “katakan ‘Allahumma innaka afuwun, tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni” (اللهم انك عفو تحب العفو فاعف عني) (HR Ahmad)

31. artinya “Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, yang senang memberikan ampunan, maka ampunilah aku”

32. berikut pula ciri-ciri #LailatulQadr yang pernah disampaikan oleh Rasulullah

33. “(#LailatulQadr) adalah malam yang sejuk, tidak panas dan tidak dingin, pada pagi harinya matahari berwarna merah lemah (HR Abu Dawud)

34. “ciri #LailatulQadr adl bahwa malam tersebut bersih berseri, seolah ada purnama yg bersinar, terang tenteram.. >>

 

Semoga bermanfaat dan sukses untuk Ramadhan tahun ini ya.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s