Ujian

Tepat pukul 16.00 WIB hari ini semester 7 telah berakhir. Bersamaan dengan batas pengumpulan terakhir ujian akhir mata kuliah Pengantar Teori Medan Kuantum. Tidak terasa selangkah lagi perjuangan genap empat tahun di Universitas Indonesia akan berakhir. Beberapa hari belakangan kenangan suka cita dari sejak awal datang sebagai mahasiswa perantau yang serba dalam keraguan, hingga kini mungkin orang sudah tidak lagi mengenali saya sebagai anak daerah, karena cara bicara, bergaul, berpikir sudah begitu banyak dipengaruhi oleh lingkungan disini. Saya tidak lagi harus khawatir untuk menjelajah kota Jakarta sendiri. Saya tidak lagi harus ragu untuk bertanya kepada orang di sekitar saya. Saya tidak lagi perlu takut untuk berdiri di depan untuk membagi ilmu bersama dengan yang lain. Semua karena pengalaman 3 tahun di sini benar-benar menjadi lautan ilmu yang tidak ada habisnya. Dan saya sangat bersyukur akan semua itu. Sejujurnya saya sangat berharap dapat terus berada disini, belajar dan terus belajar. Tapi sebagai bagian dari masyarakat, pasti akan datang hari ketika generasi kita menjadi bagian seutuhnya dari masyarakat. Di saat kita harus mencari jalan, akan seperti apa ilmu yang kita peroleh akan dimanfaatkan. Apakah untuk diri kita sendiri, apakah itu untuk kebaikan, apakah itu berupa jalan yang harus mengorbankan banyak hal yang kita sukai. Terserah jalan seperti apa yang kita pilih, yang pasti setiap jalan pasti akan ada konsekuensi yang kita peroleh. Maka jangan berharap kita bisa menghindari ujian. Karena sesungguhnya, ujian adalah tangga yang Allah berikan untuk menaikkan derajat kita baik itu di mata Allah maupun di mata manusia. Semakin berat ujiannya, semakin besar hadiah yang akan Allah berikan. Asalkan segala ujian itu kita lalui dengan sabar dan ikhlas karena Allah.
Untuk saya, akhir semester 7 ini menjadi awal ujian baru, yaitu tantangan untuk menyelesaikan tugas akhir dan menyelesaikan amanah di BPM. Tepat dua hari yang lalu, dosen pembimbing tugas akhir sudah menginstruksikan mempersiapkan proposal dan draft skripsi. Alhamdulillah, sejauh ini belum ada masalah teknis. Di kepala saya sudah terbayang seberapa banyak persamaan yang harus dirangkai. Hanya perlu mengumpulkan seluruh kekuatan dan perhatian hingga tugas ini selesai tepat pada waktunya. Sangat menarik!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s