Kenapa Bumi berotasi?

Topik ini saya dapatkan saat diskusi di salah satu kelas mekanika klasik di kuliah magister fisika. Catatan kuliah ini menurut saya cukup menarik dan mungkin akan bermanfaat bagi para pembaca.

Oke seperti judulnya, kenapa bumi berotasi? Ya karena kehendak Allah dong. haha Kehendak Allah memang menyebabkan bumi dan planet di tata jaga raya cenderung berotasi. Alhamdulillah, para fisikawan juga ‘dikehendaki’ Allah untuk mempelajari mekanisme fisis yang sangat mungkin terjadi di alam.

Di atas benda raksasa dengan massa sekitar 6 juta juta juta kg dan jari-jari mencapai 4000 mil, manusia melakukan berbagai macam aktivitas. Umumnya kita menyadari bumi berotasi karena adanya siang dan malam, dengan mengamati gerak relatif antara bumi dan matahari. Tapi untuk melihat penyebab rotasi, kita perlu menggali lebih jauh apa yang ada di dalam bumi.

Semakin dalam tekanan semakin tinggi

Mari kita lihat perhatikan bumi lebih dalam. Bumi diketahui terdiri dari beberapa lapisan batuan dari permukaan hingga beberapa kilometer menuju inti. Dari permukaan menuju inti bumi memiliki perbedaan wujud yang disebabkan perbedaan tekanan pada tiap lapisan. Jika diperhatikan, semakin dalam kita menggali, maka tekanan yang ditimbulkan akan semakin besar. Tekanan yang begitu besar antar molekul batuan menyebabkan mereka hampir bergerak bebas satu dengan yang lain. Diteori kinetik partikel, benda dengan molekul yang bergerak ‘agak’ bebas merupakan wujud cair.  Sehingga tidak heran jika inti bumi yang di sebut magma berwujud cair dengan suhu yang sangat tinggi karena mengalami tekanan yang begitu hebat.

Logam cair bergerak seperti arus muatan

Logam dalam wujud cair, mengalir deras pada inti bumi. Jika diperhatikan logam dalam wujud cair mirip seperti aliran partikel bermuatan dalam jumlah yang sangat besar. Partikel bermuatan yang mengalir ini menimbulkan medan magnet disekitarnya.  Interaksi antara muatan yang bergerak dan medan magnet yang ditimbulkan, menyebabkan adanya nilai kecepatan angular pada sumbu tertentu. (ditinjau dari persamaan Maxwell) Hal inilah yang berkontribusi besar dalam terjadinya proses rotasi bumi.

Yap, itu adalah salah satu teori yang berusaha menjelaskan ‘kehendak’ Allah tentang rotasi bumi. Tentu belum sepenuhnya benar, karena untuk membuktikannya kita mungkin perlu usaha yang sangat keras untuk ‘melihat’ inti bumi secara langsung. Sejujurnya saya agak menyesal karena belum sempat melampirkan ilustrasi dari teori tersebut. Tapi yasudalah, lain waktu saja. hehehe Saya akan sangat senang jika ada koreksi, tanggapan atau komentar apapun, karena dari diskusi kita bisa semakin banyak belajar.

Okay, semoga bermanfaat. Welcome back

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s